• Kamis, 8 Desember 2022

Pulang Bimbang, Nggak Pulang Ngambang : Dilema Perantau Di Tengah Pandemi Covid 19

- Senin, 13 April 2020 | 12:11 WIB

SlemanNews.com | Covid 19 telah ditetapkan WHO (World Health Organization) sebagai pandemi. Covid 19 telah menyebar luas di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Pandemi covid 19 masuk ke Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020. Seiring berjalan hari, angka korban pandemi covid 19 semakin bertambah. Salah satu upaya pemerintah adalah mengadakan social distancing, dan merumahkan pekerja dan anak sekolah.

Masyarakat dihimbau untuk tidak bepergian keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak, tidak bepergian ke antar daerah dan menghindari perkumpulan. Hal tersebut dilakukan untuk upaya menekan penyebaran virus.

Semua lapisan masyarakat terkena dampak dari Covid 19, termasuk para perantau. Para perantau khususnya yang berada di zona merah mengalami dilema. Apakah menetap, atau pulang ke kampung halaman. Jika menetap, keuangan menurun dan kebutuhan hidup tidak tercukupi, serta rasa was-was yang menghampiri. Hal tersebut lagi-lagi disebabkan Covid 19. Disamping itu, untuk pulang ke kampung halaman, juga menjadi dilema tersendiri. Pasalnya setiap orang bisa terpapar virus dimana saja dan ditakutkan akan membawa virus tersebut ke daerah yang dituju.

Pihak penerbangan dan departemen kesehatan sudah memberlakukan kepada pemudik yang berasal dari zona merah untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 setelah sampai di rumah. Keputusan untuk menetap atau pulang ke kampung halaman sepenuhnya ada ditangan perantau. Apapun tindakan pribadi yang dipilih, tetaplah untuk menaati protokol pemerintah dan menjaga kesehatan serta kebersihan diri.

Editor: Administrator

Terkini

X