Kasus Corona Varian Omicron Menuju Puncak di Indonesia, Berikut Tanggapan Para Pakar

- Minggu, 13 Februari 2022 | 15:51 WIB
Kasus penyebaran virus Corona varian Omicron  diprediksi mencapai puncaknya pada akhir Februari atau awal Maret mendatang. Ini kata pakar. (Pexels)
Kasus penyebaran virus Corona varian Omicron diprediksi mencapai puncaknya pada akhir Februari atau awal Maret mendatang. Ini kata pakar. (Pexels)

SLEMANNEWS.COM - Tingginya kasus penyebaran virus Corona varian Omicron di Indonesia menuai perhatian banyak pihak.

Menurut keterangan dari Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Keehatan dr, Siti Nadia Tarmizi, M.Epid kasus penyebaran varian Omicron mencapai 40 ribu kasus.

Diprediksi puncak dari ledakan kasus Omicroan berada pada akhir Februari atau awal Maret.

Baca Juga: Polisi Usut Tuntas Kasus Penemuan Kerangkeng Milik Bupati Langkat : Adanya Korban yang Meninggal Dunia

Meskipun meningkat, kebanyakan dari pasien yang tertular Omicron mengalami gejala yang ringan.

Seperti yang dilansir tim SLEMANNEWS.COM dari Pikiran Rakyat.com penularan Omicron yang meninggi banyak rumah sakit yang terbebani.

Karena tingkat penularannya tinggi sekali, tetap bisa membuat rumah sakit terbebani karena jumlah kasusnya tinggi, bukan karena beratnya,” katanya menerangkan, Minggu 13 Februari 2022.

Baca Juga: Jadwal dan Rencana Pembangunan Tol Getaci, Kandidat Tol Terpanjang di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan bahwa kasus infeksi ulang juga lebih sering terjadi pada Omicron, hal tersebut terbukti lantaran virus varian tersebut dapat menembus imunitas yang ada pada orang yang pernah sakit.

Oleh sebab itu, dia meminta agar masyarakat yang telah mendapat vaksinasi dua kali untuk menerima vaksinasi penguat supaya efikasi vaksin yang telah turun naik kembali.

Halaman:

Editor: Arun Saputra

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabar Duka ! Dorce Gamalama Meninggal Dunia

Rabu, 16 Februari 2022 | 15:05 WIB
X